JadiProfesional.Com - Generasi Z (Gen Z) menempatkan gaji dan kompensasi sebagai faktor utama dalam memilih pekerjaan.
Hal ini terungkap dalam survei terbaru yang dirilis oleh Jakpat bertajuk Gen Z Characteristics & Behaviours 2024.
Survei ini mengungkap berbagai pertimbangan utama generasi yang lahir antara tahun 1997-2012 dalam menentukan pilihan karier mereka.
Gaji dan Lingkungan Kerja Jadi Prioritas
Berdasarkan hasil survei, mayoritas responden Gen Z, yakni 69%, menjadikan gaji dan kompensasi sebagai pertimbangan utama dalam memilih pekerjaan.
Selain itu, 60% responden juga menilai bahwa lingkungan kerja yang suportif sangat berpengaruh terhadap keputusan mereka dalam menerima suatu pekerjaan.
Faktor lain yang turut diperhitungkan adalah peluang karier jangka panjang.
Sebanyak 59% responden Gen Z menyatakan bahwa mereka memilih pekerjaan yang dapat memberikan prospek pengembangan karier yang jelas.
Work-Life Balance dan Pengembangan Diri Juga Penting
Keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi atau work-life balance juga menjadi faktor krusial bagi Gen Z.
Sebanyak 53% responden menyebutkan bahwa mereka mempertimbangkan apakah pekerjaan yang dipilih memungkinkan mereka untuk memiliki kehidupan pribadi yang seimbang.
Menariknya, persentase yang sama (53%) juga menyatakan bahwa peluang untuk berkembang di dalam pekerjaan menjadi salah satu alasan utama dalam menentukan pilihan karier.
Hal ini menunjukkan bahwa selain faktor finansial, Gen Z juga memiliki perhatian besar terhadap pengembangan diri dalam dunia kerja.
Fleksibilitas dan Tunjangan Tambahan
Selain faktor utama di atas, lokasi kerja dan fleksibilitas menjadi aspek penting bagi 51% responden dalam memilih pekerjaan.
Kemampuan untuk bekerja secara fleksibel atau memiliki kantor yang strategis menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencari kerja dari kalangan Gen Z.
Sementara itu, 47% responden menyatakan bahwa tunjangan tambahan yang diberikan perusahaan juga mempengaruhi keputusan mereka dalam memilih pekerjaan.
Berbagai manfaat seperti asuransi kesehatan, tunjangan makan, serta fasilitas pendukung lainnya menjadi nilai tambah yang diperhitungkan oleh para pekerja muda ini.
Metodologi Survei
Survei ini dilakukan oleh Jakpat pada 6-9 Desember 2024 dengan melibatkan 618 responden Gen Z, baik yang sudah bekerja maupun yang masih mencari pekerjaan.
Hasil survei ini memiliki tingkat toleransi kesalahan (margin of error) di bawah 5%.
Dengan berbagai pertimbangan yang diungkap dalam survei ini, terlihat bahwa Gen Z tidak hanya memprioritaskan faktor finansial dalam memilih pekerjaan, tetapi juga memperhitungkan keseimbangan hidup, peluang pengembangan diri, serta kenyamanan lingkungan kerja.***