TUG6BSAoTfO6TUW9GUW8GUG7Gi==

Cari Blog Ini

Headline

Madyopuro Mangano Siap Meriahkan HUT ke-111 Kota Malang

Wahyu memaparkan bahwa acara ini sejalan dengan program 1.000 event tahunan yang diusung oleh pemerintah kota.

Madyopuro Mangano Siap Meriahkan HUT ke-111 Kota Malang - jadiprofesional.com
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi inisiatif warga yang menggagas Madyopuro Mangano. /dok. malangkota.go.id

JadiProfesional.Com - Warga Kelurahan Madyopuro, Kota Malang, bersiap menyelenggarakan event bertajuk Madyopuro Mangano dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-111 Kota Malang. 

Acara ini akan berlangsung pada 4-10 April 2025 di Jalan Danau Jonge dan Terminal Madyopuro, menghadirkan berbagai ekshibisi kuliner unggulan serta menjadi ajang promosi potensi wilayah tersebut.

Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, mengapresiasi inisiatif warga dalam mengembangkan kawasan Madyopuro. 

Dalam pertemuan persiapan yang digelar pada Sabtu (8/3/2025), Wahyu menekankan bahwa Madyopuro merupakan pintu gerbang Kota Malang, sehingga penting untuk terus dikembangkan.

“Madyopuro menjadi wajah Kota Malang karena menjadi akses utama masuk ke kota ini. Event seperti ini memiliki nilai strategis dalam pemerataan ekonomi serta membuka simpul ekonomi baru di Kota Malang,” ujar Wahyu.

Selain bertujuan menyemarakkan HUT ke-111, gelaran Madyopuro Mangano diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah.

Wahyu menambahkan bahwa acara ini sejalan dengan program 1.000 event tahunan yang diusung oleh pemerintah kota.

“Satu event saja bisa berdampak besar pada ekonomi. Semoga inisiatif semacam ini juga dapat muncul di wilayah lain,” katanya.

Ketua RW 18 Kelurahan Madyopuro, Reza Setyawan, mengungkapkan bahwa gelaran ini menjadi langkah awal dalam memperkuat daya dukung Madyopuro sebagai kawasan strategis. 

Menurutnya, keterlibatan aktif berbagai elemen masyarakat menjadi faktor utama dalam kesuksesan acara ini.

“Paguyuban Ketua RW, LPMK, BKM, Karang Taruna, serta organisasi kemasyarakatan lainnya turut bekerja sama sejak awal. Gotong royong menjadi pondasi utama dalam membangun kesadaran dan komitmen untuk menjadikan Madyopuro sebagai wajah baru Kota Malang,” ujar Reza, yang juga merupakan anggota Kelompok Kerja Masyarakat (Pokjamas) Madyopuro.

Sebagai bagian dari konsep acara, panitia telah menyiapkan 111 stan kuliner halal yang mencerminkan usia Kota Malang. 

Dari jumlah tersebut, 57 stan akan diberikan kepada masing-masing kelurahan se-Kota Malang agar dapat memasarkan produk kuliner unggulan mereka.

“Kami ingin membuka ruang kolaborasi dan investasi bagi pelaku usaha di Kota Malang. Dengan begitu, event ini bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga upaya konkret dalam membangun ekonomi lokal,” tambah Reza.

Pokjamas Madyopuro juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam membangun kawasan ini sebagai gerbang masuk Kota Malang yang lebih modern dan berdaya saing. 

“Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi warga Kota Malang untuk berkolaborasi. Ini bukan hanya tentang Madyopuro, melainkan tentang masa depan Kota Malang yang lebih maju dan Mbois Berkelas,” tutupnya.

Sebagai informasi, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, memiliki peran strategis sebagai pintu masuk utama Kota Malang, terutama setelah hadirnya exit Tol Malang-Pandaan (Mapan). 

Wilayah ini juga memiliki sejumlah potensi yang dapat dikembangkan, seperti Terminal Madyopuro, Velodrome, area perkemahan, serta berbagai aset milik Pemerintah Kota Malang. 

Selain itu, Madyopuro menyimpan beragam destinasi wisata religi, budaya, edukasi, dan olahraga yang diharapkan dapat semakin menghidupkan citra Kota Malang di masa mendatang.***

Pewarta   : Erna Setyoningsih

Daftar Isi
Banner Advertorial
Сollaborator
Isi Formulir
Tautan berhasil disalin