Apakah Press Release Memang Efektif untuk Meningkatkan Brand Awareness?

Bagikan :

Jadi Profesional – Pertanyaan ini muncul di hampir setiap rapat marketing ketika tim harus memilih kanal yang paling berdampak untuk visibilitas merek. 

Dalam artikel ini, kita akan mengupas data, praktik terbaik, serta strategi press release yang benar agar benar-benar mengangkat brand awareness. 

Jawaban singkatnya: ya, efektif asal tepat sasaran, terukur, dan terintegrasi; dan di akhir, Anda akan yakin menjawab Apakah Press Release Memang Efektif untuk Meningkatkan Brand Awareness?

Ringkasan Eksekutif

Press release tetap relevan untuk memperluas jangkauan, membangun kredibilitas, dan memantik percakapan di media serta sosial.

Keberhasilannya meningkat tajam jika dirangkai dalam strategi press release berbasis data, memadukan Paid–Earned–Shared–Owned (PESO), dan diukur dengan KPI brand awareness yang jelas. Pada akhirnya, Apakah Press Release Memang Efektif untuk Meningkatkan Brand Awareness?—efektivitasnya tinggi bila kita melakukannya dengan benar, dan itu akan mengangkat brand awareness.

Mengapa Press Release Masih Relevan di 2025?

Kredibilitas “Earned Media” Mengangkat Kepercayaan

Rilis yang dipublikasikan media tepercaya memberi social proof dan otoritas. Studi global menunjukkan dinamika kepercayaan publik terhadap media dan bisnis. Konteks ini penting saat mengukur dampak rilis pada brand awareness

Apakah Press Release Memang Efektif untuk Meningkatkan Brand Awareness?
Apakah Press Release Memang Efektif untuk Meningkatkan Brand Awareness?

Jembatan Antara “Newsworthiness” dan Pencarian

Rilis yang diindeks mesin telusur dan dikutip media menciptakan brand mentions, backlink, serta lonjakan share of voice.

Praktik SEO modern turut menilai brand mentions (taut atau tidak) sebagai sinyal otoritas, sebuah mekanisme yang memperkuat brand awareness.

Kesimpulan bagian ini: dalam ekosistem kepercayaan yang menantang dan algoritme yang makin cerdas, strategi press release yang rapi tetap menjadi pendorong kuat brand awareness.

Maka, Apakah Press Release Memang Efektif untuk Meningkatkan Brand Awareness? sangat mungkin, jika peka konteks kepercayaan dan SEO.

Data Terbaru: Apa Kata Jurnalis & Marketer?

Preferensi Jurnalis terhadap Pitch & Rilis

Survei Cision State of the Media 2025 (lebih dari 3.000 jurnalis global) memotret praktik pitching, pergeseran platform, dan kebutuhan jurnalis atas relevansi serta akurasi. 

Intinya: rilis masih menjadi sumber berita penting jika bernilai news, ringkas, dan kaya data. 

Pekerjaan Jurnalis Meningkat; Butuh Materi Siap Pakai

Muck Rack State of Journalism 2025 menyoroti beban kerja tinggi, pertumbuhan penerbitan independen, dan kebutuhan materi kredibel.

Rilis dengan kutipan narasumber, visual asset, dan data akan lebih berpeluang terangkat. (Lihat rangkuman resmi & analisis pihak ketiga. 

KPI Brand Awareness yang Paling Dipakai Marketer

Laporan HubSpot State of Marketing 2024/2025 menunjukkan marketer mengukur keberhasilan lewat trafik, brand lift, dan keterkaitan ke tujuan bisnis.

Ini menegaskan rilis efektif bila terhubung ke metrik yang benar. (Lihat halaman statistik & laporan 2025. 

Implikasi: momentum earned media tetap besar, namun harus disambung ke kanal owned/shared dan diukur dengan KPI yang realistis agar saat ditanya Apakah Press Release Memang Efektif untuk Meningkatkan Brand Awareness?, Anda bisa menunjuk ke data.

Metodologi: Kerangka PESO untuk Mengangkat Brand Awareness

Apa itu PESO?

PESO (Paid, Earned, Shared, Owned) adalah kerangka integrasi kanal komunikasi yang dimopulerkan Gini Dietrich (Spin Sucks).

Tujuannya mengorkestrasi rilis agar menyebar lintas kanal dengan konsisten. (Panduan komprehensif PESO. 

Menghubungkan PESO ke Strategi Press Release

  • Paid: boost rilis melalui sponsored content atau content discovery untuk jangkauan awal.
  • Earned: targetkan media relevan; sediakan data, kutipan, dan visual asset.
  • Shared: paket thread X/LinkedIn, karosel Instagram, dan shorts memperluas brand awareness.
  • Owned: newsroom di situs dan blog otoritatif memperkuat SEO dan kredibilitas.

Referensi tambahan untuk model PESO dan variasinya tersedia dari praktisi PR. (Lihat PRLab/NewswireJet/MarketersMedia tentang PESO.

Bottom line: ketika PESO dijalankan, Apakah Press Release Memang Efektif untuk Meningkatkan Brand Awareness? ya, karena rilis tidak dibiarkan “sendiri”, melainkan dikapitalisasi lintas kanal.

KPI & Metrik: Cara Mengukur Dampak Brand Awareness dari Rilis

Metrik Primer Brand Awareness

  • Reach & impressions rilis di media dan agregator.
  • Share of Voice (SOV) vs kompetitor.
  • Brand mentions (link & unlinked), sentiment, dan kualitas domain.
  • Referral traffic dari media ke situs.
  • Pencarian bermerek di Google Trends dan organic search.
    Panduan praktis mengukur brand awareness tersedia dari Sprout Social.

Metrik Sekunder & Proxy

  • Earned Media Value (EMV) sebagai proxy nilai liputan.
  • Engagement di kanal shared setelah publikasi rilis.
  • Backlinks dan topic authority SEO.
    Sumber lain: statistik sosial & ROI 2025 yang terkait atribusi.

Mengkalkulasi ROI Rilis dengan Benar

Gabungkan biaya (penulisan, multimedia, distribusi, boost) vs pengembalian langsung (lead, demo, penjualan) dan tidak langsung (EMV, backlink, brand lift).

Praktik dan benchmark ROI rilis dibahas oleh PR Newswire dan tulisan industri.

Intinya: ukur yang bisa diukur, pantau sinyal brand awareness, dan set ekspektasi realistis. Dengan itu, strategi press release Anda akan lebih siap menjawab Apakah Press Release Memang Efektif untuk Meningkatkan Brand Awareness?

Riset & Sudut Pandang Eksternal yang Perlu Anda Tahu

Lanskap Kepercayaan Publik

Edelman Trust Barometer 2024/2025 memotret jurang kepercayaan dan ekspektasi pada komunikasi jujur serta transparan.

Press release yang faktual, jelas, dan people-first membantu menutup jurang tersebut. (Rujuk ringkasan & PDF.

Kebutuhan Jurnalis

Cision 2025 & Muck Rack 2025 sama-sama menekankan relevansi topik, kebaruan data, dan materi siap tayang, termasuk visual.

Sediakan boilerplate, quotes, data survei, dan media kit untuk mempercepat peliputan. 

Kredibilitas Earned vs Paid

Kajian Nielsen tentang kepercayaan kanal menempatkan rekomendasi dan earned di posisi tinggi, memberi konteks mengapa liputan media berdampak pada brand awareness

Ini mendukung argumentasi bahwa rilis efektif bila diarahkan pada earned.

Framework Eksekusi: 9 Langkah “Strategi Press Release” yang Mengangkat Brand Awareness

1) Tentukan Tujuan & KPI

Tetapkan tujuan brand awareness yang spesifik: SOV naik 20%, 50 domain merujuk, atau impressions 2 juta.

Selaraskan dengan KPI marketing yang lazim dipakai 2024/2025: trafik, brand lift, dan kontribusi ke tujuan bisnis.

2) Pilih Momen yang Newsworthy

Umumkan hal yang benar-benar layak berita: pendanaan, ekspansi pasar, studi data, atau kemitraan strategis.

Cek angle yang relevan dengan tren industri agar menarik bagi jurnalis.

3) Tulis Headline yang Bernilai Informasi

Gunakan angka, dampak, dan keyword intent.

Hindari jargon; tonjolkan value dan kebaruan agar memenuhi ekspektasi redaksi.

4) Sertakan Data & Kutipan Kredibel

Kuotakan pimpinan yang berwenang dan cantumkan data riset internal atau pihak ketiga.

Ini selaras dengan prinsip E-E-A-T Google—mendorong kepercayaan dan otoritas.

5) Siapkan Media Kit dan Visual

Lengkapi foto, product shot, logo, founder headshot, dan infografik.

Jurnalis menyukai materi siap pakai, hemat waktu redaksi, dan tingkatkan peluang liputan.

6) Bangun Daftar Media yang Tepat

Segmentasikan berdasarkan beat, wilayah, dan minat.

Gunakan subject line yang personal dan pitch bernilai bagi audiens mereka.

7) Distribusi + Amplifikasi PESO

Sebar via wire yang relevan, lalu amplifikasi di owned/shared dan paid boost ringan untuk reach.

PESO memastikan rilis tak berhenti di “kirim”, tetapi bergerak hingga menciptakan brand awareness berantai.

8) Pengukuran Multi-Sinyal

Pantau coverage, impressions, SOV, brand mentions, backlink, referral traffic, dan brand search volume.

Gunakan listening tools dan analytics untuk mengaitkan rilis dengan brand awareness.

9) Iteration Loop

Evaluasi angle, media yang responsif, dan format visual yang paling memicu engagement. Iterasi konten pendukung (FAQ, blog, social thread) untuk memperpanjang buzz.

Format & Struktur Press Release yang Disukai Redaksi

Template Ringkas yang Kuat

  • Headline: manfaat + kebaruan + angka.
  • Subhead: konteks, audiens terdampak, brand awareness angle.
  • Lead paragraf: 5W+1H ringkas dan quote kuat.
  • Body: data, bukti, tautan owned media.
  • Boilerplate: profil singkat perusahaan + kontak media.

7 Elemen yang Menaikkan Pickup Media

  1. Fakta & angka tepercaya. 
  2. Kutipan eksekutif & subject matter expert.
  3. Multimedia: foto, explainer, b-roll.
  4. CTA jelas ke owned.
  5. Localized angle
  6. Embargo bila perlu.
  7. Follow-up yang sopan.

Studi Kasus Mini: Mengukur Lonjakan Brand Awareness dari Satu Rilis

Setup Eksperimen

  • Tujuan: SOV +25% dalam 30 hari.
  • Materi: rilis berisi temuan data eksklusif dan media kit.
  • Distribusi: wire + direct pitching ke 40 media.
  • Amplifikasi: thread LinkedIn & X, blog analisis, paid boost ringan.

Hasil Inti (Contoh Pola yang Umum)

  • Coverage: 18 publikasi media industri dan tech blogs.
  • SOV: naik 28% di kategori produk.
  • Backlink: 35 domain rujukan; referral traffic +42%.
  • Brand search: naik 31% (Google Trends).
    Pola ini konsisten dengan praktik yang disarikan dari PR Newswire soal ROI & pengukuran, serta kerangka PESO.

Pelajaran: data eksklusif + visual + distribusi terarah + amplifikasi PESO = peningkatan brand awareness.

Inilah cara praktis membuktikan Apakah Press Release Memang Efektif untuk Meningkatkan Brand Awareness?

Kesalahan Umum yang Menurunkan Efektivitas Rilis

“News” yang Sebenarnya Bukan Berita

Pengumuman remeh atau terlalu promosi jarang lolos meja redaksi. Solusinya, temukan insight data, dampak bagi publik, atau narasi perubahan pasar.

Tidak Menyediakan Bukti & Visual

Rilis tanpa angka dan aset visual membuat jurnalis bekerja dua kali. Solusinya dengan lampirkan data point, kutipan, dan image kit.

Tidak Mengukur Sinyal Brand

Hanya menghitung views di wire tanpa SOV, brand mentions, dan referral membuat evaluasi bias. Solusinya, gunakan daftar KPI brand awareness yang lengkap.

Checklist Cepat: “Strategi Press Release” Pro-Brand Awareness

Sebelum Rilis

  • Tentukan SOV, brand search, dan target coverage.
  • Siapkan data orisinal & kutipan.
  • Rakit media list prioritas.

Saat Rilis

  • Distribusi wire + direct pitch personal.
  • Publikasikan owned newsroom; thread kanal shared.
  • Boost seperlunya untuk jangkauan awal.

Setelah Rilis

  • Monitor coverage, SOV, brand mentions, referral traffic.
  • Dokumentasikan learning untuk rilis berikutnya.
  • Ekstensi konten: blog lanjutan, Q&A, webinar.

Dengan checklist ini, Anda akan lebih siap menjawab tegas: Apakah Press Release Memang Efektif untuk Meningkatkan Brand Awareness?

H2. FAQ Singkat

Apakah rilis cocok untuk semua ukuran bisnis?

Ya, selama ada news value dan eksekusi PESO yang proporsional.
UMKM bisa fokus pada media lokal/industri, owned, dan shared yang kuat. (Konteks ekosistem jurnalisme lokal juga mempengaruhi peluang coverage.

Apakah rilis membantu SEO?

Iya, terutama melalui brand mentions berkualitas, backlink editorial, dan peningkatan entity authority. Ini sejalan dengan prinsip E-E-A-T dan konten people-first. 

Berapa frekuensi ideal rilis?

Prioritaskan kualitas dan newsworthiness. Lebih baik rilis triwulanan yang solid ketimbang mingguan tanpa berita kuat. (Selaras dengan preferensi jurnalis untuk relevansi & akurasi.

Rekomendasi Praktik Terbaik untuk 90 Hari

0–30 Hari: Fondasi & Riset

  • Audit brand awareness: SOV, brand search, sentiment.
  • Petakan topik data/riset yang bisa “menjadi berita”.
  • Bangun media list dan relationship awal. (Ikuti pedoman jurnalis 2025.

31–60 Hari: Produksi & Distribusi

  • Produksi rilis + media kit.
  • Distribusi bertahap, embargo jika strategis.
  • Aktifkan owned & shared untuk amplifikasi PESO.

61–90 Hari: Optimasi & Evergreen

  • Kembangkan evergreen explainer di blog yang merujuk rilis.
  • Repurpose ke video pendek & carousel.
  • Review KPI, double down pada media paling responsif.

Lantas, Apakah Press Release Memang Efektif untuk Meningkatkan Brand Awareness?

Jika ditulis bernilai berita, dipaketkan dengan data & visual, didistribusikan ke media yang tepat, lalu diamplifikasi oleh PESO dan diukur dengan KPI yang benar, press release efektif dalam meningkatkan brand awareness.

Dengan pendekatan ini, Anda dapat menjawab yakin: Apakah Press Release Memang Efektif untuk Meningkatkan Brand Awareness? Ya, efektif dan akan semakin kuat bila dipadukan dalam strategi press release lintas kanal untuk memaksimalkan brand awareness.

CTA: Butuh Hasil Nyata dari Press Release?

Ingin strategi press release yang terintegrasi, siap liput media, dan terukur dampaknya pada brand awareness?
Percayakan pada Jasa Press ReleasedariJadiProfesional.Com kami siapkan riset angle, penulisan E-E-A-T, distribusi terarah, serta dashboard metrik SOV & brand mentions yang rapi.

Hubungi JadiProfesional.Com sekarang untuk paket rilis yang benar-benar mengangkat brand awareness Anda.