Cara Menulis Press Release agar Media Peduli pada Brandmu
Jadi Profesional – Media tidak peduli dengan produkmu kecuali cara menulis press release-mu tepat sejak kalimat pertama. Fakta ini pahit, namun sangat nyata di lapangan.
Setiap hari, redaksi menerima puluhan hingga ratusan rilis. Sebagian besar berakhir di folder spam atau diabaikan begitu saja.
Oleh karena itu, memahami cara menulis press release bukan lagi opsi tambahan. Ini adalah kebutuhan utama jika brand ingin diliput media.
Kenapa Media Sering Mengabaikan Press Release?
Banyak brand mengira media akan tertarik karena produknya bagus. Namun, media bekerja dengan logika yang berbeda.
Media mencari nilai berita, bukan promosi. Di sisi lain, banyak press release justru terasa seperti iklan panjang.
Selain itu, redaksi memiliki keterbatasan waktu. Mereka butuh informasi yang ringkas, jelas, dan siap tayang.
Oleh karena itu, cara menulis press release harus mengikuti cara berpikir jurnalis, bukan tim marketing.
Cara Menulis Press Release yang Disukai Media
1. Mulai dari Angle Berita, Bukan Produk
Langkah pertama dalam cara menulis press release adalah menentukan sudut pandang berita.
Tanyakan satu hal sederhana.
“Kenapa publik perlu tahu ini sekarang?”
Gunakan momentum, data, tren, atau dampak sosial. Produk hanyalah pendukung cerita, bukan tokoh utama.
2. Judul Harus Informatif dan Netral
Judul clickbait justru membuat redaksi ragu. Media menyukai judul yang faktual dan lugas.
Gunakan format berita. Siapa, melakukan apa, dan kenapa penting.
Dengan begitu, press release lebih mudah dipahami sejak awal.
3. Terapkan Pola Piramida Terbalik
Dalam praktik cara menulis press release, informasi terpenting harus muncul di awal.
Paragraf pertama wajib menjawab 5W+1H. Paragraf berikutnya berfungsi sebagai pendukung.
Jika editor hanya membaca tiga paragraf awal, pesan utama tetap tersampaikan.
4. Gunakan Bahasa Jurnalistik, Bukan Promosi
Hindari kata superlatif berlebihan. Misalnya “terbaik”, “nomor satu”, atau “paling hebat”.
Gunakan data, kutipan, atau fakta. Ini membuat rilis terasa objektif dan kredibel.
Selain itu, bahasa netral memudahkan media mengutip tanpa banyak revisi.
5. Sertakan Kutipan yang Relevan
Kutipan bukan hiasan. Kutipan berfungsi memperkuat konteks berita.
Gunakan pernyataan dari CEO, founder, atau pihak berwenang. Pastikan isinya bernilai, bukan sekadar pujian diri.
Ini adalah bagian penting dalam cara menulis press release yang sering diabaikan.
6. Tutup dengan Informasi Perusahaan yang Singkat
Bagian boilerplate harus ringkas. Cukup jelaskan siapa Anda dan apa fokus bisnisnya.
Jangan mengulang isi rilis. Media hanya butuh konteks tambahan, bukan cerita ulang.
Kesalahan Umum dalam Menulis Press Release
Namun, banyak rilis gagal bukan karena produknya buruk. Masalahnya ada pada eksekusi.
Beberapa kesalahan yang sering terjadi:
- Terlalu panjang dan bertele-tele
- Terasa seperti brosur penjualan
- Tidak ada nilai berita
- Salah memilih media tujuan
Dengan memahami cara menulis press release yang benar, kesalahan ini bisa dihindari.
Press Release yang Baik Perlu Distribusi yang Tepat
Di sisi lain, rilis bagus saja belum cukup. Distribusi menentukan apakah rilis dibaca atau tidak.
Media nasional memiliki otoritas tinggi. Liputan dari media kredibel meningkatkan kepercayaan publik dan SEO brand.
Jika Anda ingin hasil maksimal, kombinasi konten kuat dan distribusi strategis adalah kunci.
Baca Juga: Benarkah Press Release Tanpa Strategi SEO = Buang Budget?
Kesimpulan
Media memang tidak peduli dengan produkmu. Namun, mereka sangat peduli pada berita yang relevan.
Dengan memahami cara menulis press release yang tepat, peluang liputan media akan meningkat secara signifikan.
Struktur jelas, angle kuat, dan bahasa jurnalistik adalah fondasinya. Selanjutnya, distribusi yang tepat akan mempercepat hasilnya.
Saatnya Press Release-mu Naik Kelas
Jika Anda ingin press release:
- Ditulis sesuai standar media
- Didistribusikan ke Media Nasional terpercaya
- Sekaligus berdampak pada SEO & authority brand
Gunakan Jasa Press Release dari Jadi Profesional Agency. Kami bantu rilis Anda tidak hanya tayang, tetapi juga berdampak nyata.
Konsultasi sekarang dan jadikan media mulai peduli pada brand Anda.
Sumber Kredibel tentang Press Release
Untuk memperdalam pemahaman, Anda bisa merujuk pada sumber berikut:
- PR Newswire – How to Write a Press Release: https://www.prnewswire.com
- HubSpot – Press Release Template & Best Practices: https://blog.hubspot.com
Sumber ini banyak digunakan oleh praktisi PR dan jurnalis profesional.
