Apa Itu Sitewide Link? Begini Cara Menggunakannya

Kalau kamu sedang belajar SEO dan link building, mungkin pernah bertanya apa itu sitewide link. Istilah ini merujuk pada tautan yang ditempatkan berulang kali di berbagai halaman dalam satu website, misalnya melalui footer, sidebar, atau menu navigasi.

Dalam praktik SEO, backlink memang menjadi salah satu bagian yang sering mendapatkan perhatian karena membantu membangun otoritas sebuah website. Karena itu, tidak sedikit pemilik situs yang memanfaatkan tautan yang muncul secara berulang.

Namun, penggunaan sitewide link tidak bisa kamu lakukan sembarangan. Jumlah tautan yang terlalu banyak, tidak relevan, atau kamu buat dengan tujuan memanipulasi peringkat mesin pencari justru dapat menimbulkan masalah.

Apa Itu Sitewide Link?

Secara sederhana, sitewide link merupakan tautan yang muncul pada banyak halaman atau hampir seluruh bagian tertentu dari sebuah website.

Contohnya bisa kamu temukan pada bagian footer yang tampil secara otomatis di setiap halaman. Tautan pada sidebar atau navigasi utama juga dapat termasuk dalam kategori ini apabila link tersebut muncul berulang kali di banyak halaman.

Konsep tersebut membuat satu tautan dapat menghasilkan banyak backlink dari domain yang sama. Misalnya, sebuah website memiliki ratusan halaman dan memasang link menuju situs lain pada footer.

Dahulu, teknik seperti ini cukup populer dalam strategi SEO untuk memperoleh lebih banyak tautan menuju suatu situs. Bahkan, penggunaan anchor text tertentu pada blogroll juga pernah menjadi salah satu praktik yang populer.

Tujuannya tentu berkaitan dengan upaya meningkatkan posisi website di hasil pencarian Google atau SERP.

Mengapa Sitewide Link Bisa Menjadi Masalah?

Banyaknya backlink tidak otomatis membuat sebuah website mendapatkan posisi yang lebih tinggi di Google.

Mesin pencari juga melihat bagaimana sebuah tautan diperoleh dan apakah keberadaannya terlihat wajar. Link yang   berlebihan hanya untuk memengaruhi peringkat pencarian dapat Google anggap sebagai praktik yang tidak natural.

Hal ini menjadi semakin penting setelah Google memperbarui algoritma Penguin. Pembaruan tersebut membuat praktik manipulasi link menjadi perhatian yang lebih besar dalam dunia SEO.

Karena sitewide link dapat menghasilkan banyak tautan sekaligus dari satu domain, penggunaannya perlu kamu perhatikan dengan lebih hati-hati.

Apalagi jika tautan tersebut menggunakan anchor text yang sama secara terus-menerus, berasal dari situs yang tidak berkaitan, atau diperoleh melalui transaksi jual beli link.

Jadi, persoalannya bukan semata-mata karena sebuah link muncul di banyak halaman. Yang perlu kamu perhatikan adalah konteks, relevansi, tujuan, serta cara mendapatkan tautan tersebut.

Cara Menggunakan Sitewide Link dengan Lebih Aman

Jika tetap ingin memanfaatkan sitewide link dalam strategi SEO, ada beberapa hal yang perlu kamu pahami seperti.

1. Pastikan Situs Saling Relevan

Tautan sebaiknya berasal dari website yang memiliki hubungan topik atau konteks dengan halaman yang dituju. Semakin masuk akal hubungan kedua situs tersebut, semakin natural pula keberadaan link tersebut di mata pembaca.

2. Hindari Membeli Sitewide Link

Membeli tautan hanya untuk meningkatkan jumlah backlink merupakan langkah yang perlu kamu hindari. Jangan sampai strategi link building yang kamu jalankan justru membuat profil backlink website terlihat tidak alami.

3. Jangan Berlebihan

Sitewide link tidak harus dipasang di setiap bagian website. Gunakan hanya ketika memang dibutuhkan. Jika sebuah link tidak memberikan manfaat bagi pengunjung, keberadaannya patut dipertimbangkan kembali.

4. Perhatikan Anchor Text

Penggunaan anchor text yang sama secara berulang-ulang dapat membuat pola backlink terlihat kurang natural. Karena itu, jangan memaksakan kata kunci tertentu pada setiap tautan.

5. Periksa Website yang Memberikan Link

Jangan hanya melihat jumlah backlink yang bisa diperoleh. Kamu juga perlu memperhatikan kualitas dan reputasi domain yang memberikan tautan. Website dengan riwayat backlink yang buruk dapat memberikan risiko tersendiri bagi strategi SEO.

6. Jaga Profil Backlink

Profil backlink sebaiknya tetap terlihat alami dan beragam. Artinya, jangan sampai sebagian besar tautan yang mengarah ke website kamu hanya berasal dari satu domain melalui sitewide link.

7. Utamakan Manfaat bagi Pengunjung

Sebelum memasang sebuah sitewide link, coba tanyakan apakah tautan tersebut memang berguna bagi pembaca.

Jadi, apa itu sitewide link? Singkatnya, sitewide link adalah tautan yang muncul berulang kali di banyak halaman dalam sebuah website, seperti pada footer, sidebar, atau navigasi.

Daripada mengejar jumlah backlink sebanyak-banyaknya, kamu sebaiknya lebih fokus membangun tautan yang relevan dengan menggunakan Jasa Backlink Media Nasional

Bagikan :