Cara Menerapkan E-A-T pada Website agar SEO Makin Kuat

Cara menerapkan E-A-T pada website menjadi salah satu hal yang perlu kamu pahami jika ingin membangun situs dengan konten berkualitas dan kredibel.

Google tidak hanya melihat keberadaan kata kunci, tetapi juga mempertimbangkan apakah informasi yang tersampaikan dapat dipercaya dan dibuat oleh pihak yang memahami topiknya.

E-A-T merupakan konsep yang terdiri dari Expertise, Authoritativeness, dan Trustworthiness. Dalam perkembangannya, Google menambahkan unsur Experience sehingga konsep tersebut dikenal sebagai E-E-A-T.

Apa Itu E-A-T?

E-A-T menggambarkan beberapa aspek penting yang berkaitan dengan kualitas sebuah website.

Expertise atau keahlian berkaitan dengan pengetahuan dan kemampuan pembuat konten dalam membahas suatu topik. Semakin baik pemahaman penulis terhadap bidang yang dibahas, semakin mudah konten memberikan informasi yang bermanfaat.

Authoritativeness atau otoritas berhubungan dengan reputasi website, penulis, maupun brand sebagai sumber informasi. Website yang memiliki reputasi baik tentu lebih mudah mendapatkan kepercayaan dari pembaca.

Sementara itu, Trustworthiness atau kepercayaan menunjukkan seberapa aman  sebuah website. Kejelasan informasi, sumber yang website gunakan, identitas pengelola, hingga keamanan situs menjadi bagian yang perlu diperhatikan.

Kemudian ada Experience dalam konsep E-E-A-T. Aspek ini melihat pengalaman langsung seseorang terhadap topik yang dibahas.

Cara Menerapkan E-A-T pada Website

Jika kamu sedang mengembangkan website bisnis atau media, berikut langkah-langkah untuk memperkuat E-A-T.

1. Rutin Mengevaluasi Konten

Konten lama sebaiknya tidak kamu biarkan begitu saja. Informasi, data, tren, maupun kebijakan dapat berubah sehingga artikel yang dulu relevan belum tentu masih akurat sekarang.

Lakukan pemeriksaan secara berkala untuk melihat apakah informasi masih sesuai. Kamu juga bisa mengecek performa halaman melalui traffic dan data pencarian.

Jika sebuah artikel mengalami penurunan kunjungan, periksa kembali isi, data, keyword, tautan, meta description, hingga elemen pendukung seperti gambar dan alt text.

2. Tampilkan Identitas Penulis

Pembaca perlu mengetahui siapa yang membuat sebuah artikel. Karena itu, cantumkan nama penulis pada setiap konten dan berikan informasi singkat mengenai latar belakangnya.

Jika tersedia, kamu juga dapat membuat halaman khusus yang berisi profil penulis. Langkah sederhana ini membantu pembaca memahami sumber informasi yang mereka baca.

Untuk topik tertentu, terutama YMYL, proses penyuntingan juga perlu kamu perhatikan. Jika artikel telah melalui pemeriksaan ahli atau editor, informasi tersebut bisa tercantum secara jelas.

3. Bangun Reputasi untuk Nama Brand

Coba cari nama brand kamu sendiri di Google. Perhatikan informasi apa saja yang muncul dan bagaimana website kamu terlihat di mata calon pelanggan.

Setelah itu, bangun lebih banyak konten yang relevan dengan brand, produk, layanan, maupun bidang bisnis yang kamu jalankan.

Semakin jelas informasi mengenai brand, semakin mudah audiens memahami siapa kamu dan apa yang kamu tawarkan.

4. Perkuat Otoritas Website

Otoritas tidak hanya berasal dari konten di dalam website. Kamu juga perlu membuat brand terkenal melalui sumber eksternal yang relevan.

Salah satu caranya adalah mendapatkan liputan media, berkolaborasi dengan publisher yang sesuai, atau membuat guest post di website yang memiliki hubungan dengan bidang bisnis kamu.

Kamu juga bisa memanfaatkan siaran pers ketika meluncurkan produk, mengadakan kegiatan, atau memiliki informasi penting yang layak diketahui publik.

5. Buat Halaman About yang Jelas

Halaman About atau Tentang Kami sering kali dianggap sepele, padahal bagian ini bisa membantu membangun kepercayaan.

Gunakan halaman tersebut untuk menjelaskan siapa pengelola website, apa bidang yang dijalankan, serta informasi penting mengenai brand. Jika memiliki tim atau penulis khusus, kamu juga dapat memperkenalkan mereka.

Semakin transparan sebuah website dalam menunjukkan pihak yang berada di baliknya, semakin mudah pembaca mengetahui bahwa situs tersebut memiliki pengelola yang jelas.

E-A-T Bukan Satu-satunya Faktor SEO

Menerapkan E-A-T bukan berarti artikel kamu langsung berada di posisi teratas Google. Konsep ini lebih tepat dipandang sebagai bagian dari upaya membangun kualitas, kredibilitas, dan kepercayaan website dalam jangka panjang.

Karena itu, tetap perhatikan aspek SEO lainnya, mulai dari kualitas konten, pengalaman pengguna, struktur website, kecepatan halaman, hingga relevansi dengan kebutuhan pencarian.

Dengan membangun website yang informatif, transparan, dan memiliki reputasi yang baik, kamu memiliki fondasi yang lebih kuat untuk mengembangkan performa SEO secara berkelanjutan.

Jika ingin memperkuat otoritas website melalui publikasi dan backlink dari media, kamu juga bisa mempertimbangkan Jasa Backlink Media Nasional sebagai bagian dari strategi SEO.

Bagikan :